Selasa, 21 Mei 2024 - RSUD Pariaman

Peringatan Hari Epilepsi Sedunia

  • Website Administrator
  • 27 Maret 2024
  • 217

Pariaman – RSUD Pariaman. Tanggal 26 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai purple day atau hari epilepsi sedunia. Merupakan suatu gerakan internasional yang di dedikasikan untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit epilepsi ke seluruh dunia. 

Peringatan purple day (ODE) bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar tidak mendiskriminasi penderita epilepsi sekaligus menghapus stigma negatif tentang epilepsi, sehingga ODE bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal.

Untuk itu, pada peringatan hari epilepsi sedunia ini, RSUD Pariaman pada  Selasa, 26 Maret 2024, mengadakan penyuluhan tentang epilepsi kepada pasien dan keluarga di Poli syaraf  bersama Tim promosi Kesehatan RSUD Pariaman, dengan pemateri yaitu dokter spesialis syaraf dr. Lina Eka Dewi, Sp.S, M.Biomed dan dr. Ardefiyenti, Sp.S, M.Biomed.

Pada kesempatan itu dokter Lina Eka Dewi menyampaikan bahwa epilepsi merupakan gangguan aktivitas listrik sel saraf di otak bisa menyebabkan kejang/ bangkitan yang berulang. 65 juta orang hidup dengan epilepsi diseluruh dunia, 50 % tidak diketahui penyebabnya. Eiplepsi bukan merupakan penyakit menular bisa diobati.

jika seorang teman mengalami epilepsi, maka biasanya sebelum kejang  yang dirasakan adalah (keletihan, kurang tidur, emosi, stress, kelaparan , demam). Saat bangkitan apa saja yang terjadi (merasa sakit perut, merasa cemas, takut, melihat sesuatu dan muncul gangguan gerak tubuh). Berdasarkan penyebabnya  epilepsi dibagi dua, yaitu penyebab tidak diketahui bisa keturunan, dan penyebab diketahui seperti stroke, cedera kepala, infeksi otak, gangguan elektrolit dan gula darah, penyakit bawaan lahir, overdosis narkoba, alkohol, dan tumor.

Dr. Lina Eka Dewi juga menjelaskan bahwa tindakan yang harus dilakukan jika terjadi epilepsi yaitu memastikan posisi kepala aman, Perhatikan berapa lama kejang dan apakah berulang dalam beberapa detik, menit atau jam, dan tidak memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Tindakan yang harus dilakukan setelah mengalami epilepsi yaitu: Arahkan posisi tubuh penderita pada posisi pemulihan atau posisi ternyaman,  Kontrol kesadaran apakah penderita sudah mengalami kesadaran penuh, selalu pantau dan tetap bersama penderita, segera mencari bantuan dengan cara hubungi fasilitas kesehatan puskesmas atau rumah sakit terdekat, memberitahu penderita keadaan apa yang terjadi.

Terakhir disampaikan bahwa bersama kita peduli menghilangkan stigma negatif , memberi dukungan pada penyandang bahwa mereka dapat hidup normal.

 

 


Cari Artikel

Profil

Alamat :
Jl. Prof. M. Yamin, SH. No.5 Pariaman, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Prov. Sumatera Barat

Telpon :
+6275191118

Fax :

Email :
rsudpariaman.sumbarprov@gmail.com

Emergency Number

Hasil Polling

Bagaimana pelayanan RSUD Pariaman ?

Cukup Baik7.7%

Baik26.9%

Sangat Baik43.3%

Lain- lain22.1%

Ikuti Vote Disini

Link