Selasa, 21 Mei 2024 - RSUD Pariaman

Ayo Berantas dan Cegah Malaria

  • Website Administrator
  • 26 April 2024
  • 155

Oleh: Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUD Pariaman

Image: PNGwing

Penyakit malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (Plasmodium) yang ditularkan oleh nyamuk malaria betina (Anopheles sp). Penyakit malaria dapat menyerang semua orang baik laki-laki maupun perempuan, pada semua golongan umur, dari bayi sampai orang dewasa. Indonesia adalah salah satu negara endemis malaria dengan jumlah kasus 443.530, sebanyak 89% kasus positif malaria dilaporkan dari Provinsi Papua (Sumber: Situasi Malaria Terkini Indonesia 2022).

Penyakit malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria (Anopheles sp) pada petang sampai pagi hari. Bila nyamuk Anopheles menggigit orang yang sakit malaria, maka parasit akan ikut terhisap bersama darah penderita. Dalam tubuh nyamuk, parasit tersebut berkembang biak. Sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat, maka parasit akan ditularkan kepada orang sehat tersebut. Di dalam tubuh manusia parasit akan berkembang biak, menyerang sel-sel darah merah. Dalam waktu kurang lebih 12 hari, orang tersebut akan menderita sakit malaria.

Gejala malaria diantaranya demam, sakit kepala, berkeringat, menggigil, lesu, muntah, mual, sakit perut serta diare. Jika mengalami gejala tersebut segera periksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit. Malaria memiliki dampak yang cukup fatal bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Malaria dapat menyebabkan penderita mengalami anemia karena sel darah merah hancur dirusak oleh parasit dan yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun hingga mudah terkena infeksi penyakit lain, produktivitas menurun, pertumbuhan otak pada anak-anak terhambat terutama pada masa dalam kandungan sampai usia balita serta anak sekolah sering tidak masuk dan sulit menangkap pelajaran. Pada ibu hamil malaria dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi anemia bahkan kematian bagi ibu hamil.

Adapun langkah pencegahan malaria yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Menghindari gigitan nyamuk, dengan cara:
    • Tidur memakai kelambu anti nyamuk
    • Memakai insektisida rumah tangga (anti nyamuk bakar, anti nyamuk semprot dan lain-lain)
    • Pakai lotion anti nyamuk
    • Pasang kawat kasa anti nyamuk di setiap ventilasi
    • Menjauhkan kandang ternak dari rumah
    • Hindari berada diluar rumah pada malam hari
    • Apabila keluar rumah sebaiknya memakai pakaian yang tertutup (menggunakan baju lengan panjang) atau memakai lotion anti nyamuk
    • Tidak menggantung kain/pakaian yang bekas pakai
  • Manajemen lingkungan:Menebarkan ikan pemakan jentik. Menekan kepadatan nyamuk dengan menebarkan ikan pemakan jentik seperti kepala timah, nila merah, guppy, mujair, dan lain-lain.
    • Membersihkan lingkungan
    • Menimbun genangan air
    • Membersihkan lumut
    • Mengalirkan air yang tergenang
    • Memanfaatkan kolam/tambak yang terbengkalai
    • Melestarikan hutan mangrove

REFERENSI:


Cari Artikel

Profil

Alamat :
Jl. Prof. M. Yamin, SH. No.5 Pariaman, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Prov. Sumatera Barat

Telpon :
+6275191118

Fax :

Email :
rsudpariaman.sumbarprov@gmail.com

Emergency Number

Hasil Polling

Bagaimana pelayanan RSUD Pariaman ?

Cukup Baik7.7%

Baik26.9%

Sangat Baik43.3%

Lain- lain22.1%

Ikuti Vote Disini

Link