Sabtu, 12 Juni 2021 - RSUD Pariaman

rsud

Sejarah

RSUD Pariaman berawal dari balai Pengobatan yang berdiri tahun 1951 dan terletak di gelombang dengan tenaga kesehatan 1 orang Mantri. Pada tahun 1953/1954 Balai Pengobatan dirubah menjadi Rumah Sakit yang terletak di Kampung Nieh dan dipimpin oleh dokter A. Ricci dari Italia.

Pada tahun 1955 Rumah Sakit pindah ke Kampung Baru, dipimpin oleh Inspektur Kesehatan yaitu Dokter Ricci. Tahun 1960 dokter Ricci diganti oleh Dokter Basyarudin dibantu oleh dokter H. Arifin. Pada saat ini ruangan perawatan ada 2 bangsal yaitu bangsal pria dan bangsal wanita untuk semua jenis penyakit. Tahun 1965 dokter Basyaruddin diganti oleh dokter Leu Ciong Tek.

Pada tahun 1967 dokter Liu digantikan oleh dokter Hirawan Supran yang dibantu oleh dokter Khaidir Isya. Pada saat ini rumah sakit dan Dinas Kesehatan masih bergabung. Tahun 1969 RSUD Pariaman dipimpin oleh dokter Khaidir Isya yang dibantu oleh dokter Asrida yang kemudian digantikan oleh dokter H. Asnir. Tahun 1973 Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan berpisah dengan lokasi yang berdampingan.

Pada tahun 1977-1983 dipimpin oleh dr.Yasnil Rumah Sakit sudah terpisah dengan dinas kesehatan berdasarkan SK Menkes RI No. 134/Menkes/SK/LU/1978 RSUD Pariaman menjadi Rumah Sakit kelas D.

Pada tahun 1984-1989 dipimpin oleh dokter Mushar, Rumah Sakit ini resmi menjadi rumah sakit Tipe C berdasarkan SK Menkes RI No.233/ Menkes/ SK/IV/1983 diresmikan menjadi RSU Pariaman tanggal 12 November 1984 oleh menteri kesehatan dr Suarjono Suryaningrat Sp.OG. Pada saat ini ditambah gedung untuk rawat inap dan penambahan alat-alat medis modern seperti Rontgen.

1989-1996 dipimpin oleh dr.Nurdin HS dengan kelas tipe C. Pada 1996-2004 dipimpin oleh dr. Zachlul Adly M.Kes. Tahun 2004-2008 dipimpin drg. Rahmat Syah Mansur, M.Kes.

Tahun 2008-2010 RSU Pariaman dipimpin dr. Asmaliza, M.Kes. Tahun 2010 nama RSU pariaman berubah menjadi RSUD Pariaman sesuai dengan perda nomor 6/2010. Pada 2010-2011 RSUD Pariaman dipimpin oleh dr H.Syahrial Haroes, Sp.M. Tahun 2011-2015 RSUD Pariaman dipimpin oleh dr. Lila Yanwar, MARS dengan kelas tipe C.

Tahun 2015 s/d Sekarang RSUD Pariaman dipimpin oleh dr. Indria velutina. RSUD Pariaman ditetapkan sebagai Rumah Sakit kelas B berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 445-304-2015 tentang izin operasional penyelenggaraan Rumah Sakit kelas B Rumah Sakit Pariaman di Kota Pariaman pada Maret 2016.

 

Letak Geografis

RSUD Pariaman terletak di pusat Kota Pariaman dengan hamparan dataran rendah yang landai terletak di pantai barat Sumatera dengan ketinggian antara 2 sampai dengan 35 meter di atas permukaan laut dengan luas daratan 73,36 km?2; dengan panjang pantai ± 12,7 km dan terletak 000 33’ 00” – 000 40’43” Lintang Selatan dan 100004’46” – 100010’55” Bujur Timur.

Kota Pariaman jumlah penduduknya hampir secara keseluruhan didominasi oleh etnis Minangkabau, dengan rasio jenis kelamin 93.26, sedangkan jumlah angkatan kerja 27.605 orang dengan jumlah pengangguran 2.970 orang. Dan pada kecamatan Pariaman Tengah menjadi kawasan yang paling padat jumlah penduduknya. Rata-rata mata pencarian penduduk kota pariaman nelayan, petani dan berdagang. Adapun batas wilayah RSUD Pariaman adalah :

Sebelah utara berbatasan dengan sungai air pampan

Sebelah selatan berbatasan dengan M.Yamin

Sebelah barat berbatasan dengan Tanah adat Mak etek amin CS

Sebelah timur berbatasan dengan jalan M.Djamil

Profil

Alamat :
Jl. Prof. M. Yamin, SH. No.5 Pariaman, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Prov. Sumatera Barat

Telpon :
(0751) 91118 - 91428

Fax :
(0751) 91428 - Fax Direktur

Email :
rsudpariaman.sumbarprov@gmail.com

Emergency Number

Hasil Polling

Bagaimana pelayanan RSUD Pariaman ?

Cukup Baik9.4%

Baik25.9%

Sangat Baik37.6%

Lain- lain27.1%

Ikuti Vote Disini

Link